Pages

Subscribe:

Labels

Jumat, 17 Juli 2015

Silaturahmi Kembali Fitri

Hahaha
Tulisan ini gue buka dengan tawa. Kenapa? Bukan cuma karena hari ini idul fitri/lebaran. Tapi karena pengalaman.

Memang lucu dan gue baru tersadar silaturahmi bukan cuma membuka pintu rezeki tapi bisa juga nyembuhin sakit. Sakitnya sih sepele, tangan pegel gara-gara masuk angin. Dan sembuh sehabis silaturahmi di idul fitri. Alhamdulillah.

Oh ya, gue mau bilang satu hal yang udah umum. Silaturahmi jangan nunggu idul fitri. Kapanpun waktunya silaturahmi membuat kita kembali fitri.

Selamat Idul Fitri 1436 H.
Mohon maaf lahir batin.
Semoga kita semua bertemu kembali bulan ramadhan berikut dan seterusnya. Sehat selalu.
Amin.

Salam.

Bogor, 1 Syawal 1436 H // 17 Juli 2015.

Kamis, 09 Juli 2015

(Mungkin) Waktunya Pergi!

Ketika semua yg aku harapkan dan mimpikan bertentangan dengan...


Selesaikan yg tertunda lalu berlapang dada.
&
(Mungkin) aku harus pergi.

Selasa, 26 Mei 2015

Terbalas air tuba


Hutang? Ada yang bilang kalau punya hutang, nyari uang makin giat. Ada betulnya. Pertanyaannya, hidup kamu makin tenang atau tidak? Jawaban dari pertanyaan tadi tergantung pribadi masing-masing menyikapi hutang.

Aku percaya, tidak semua manusia mempunyai niat tidak baik. Aku percaya semua manusia berhati baik. Kebaikan membantu sesama tanpa melihat latar belakang. Satu ungkapan menyatakan bahwa kertas putih tidak akan menjadi putih seutuhnya hanya karena setitik tinta hitam.

Ah, sudahlah tak perlu aku pikirkan lebih jauh. Aku hanya perlu berpikir lebih jernih. Aku tak perlu merisaukan rezeki hari ini. Aku hanya perlu usaha lebih untuk mensyukuri segala hal dari Maha Pemberi Rezeki. Aku hanya perlu berdo'a lebih  agar semua menjadi berkah.

Terima kasih untuk segala pelajaran. Kalian membuat ku mengerti bagaimana memahami dan menghadapi rasa kasih tanpa menerima kembali. Bukan karena pamrih atau apapun.

Salam hormat.

Bogor, 26 Mei 2015

Senin, 18 Mei 2015

Jika Engkau Menghendaki.


Entah kenapa tiba-tiba hari ini secara langsung aku merasakan sangat ingin beribadah ke Mekkah. Aku sangat ingin ibadah ke tanah suci, tempat dimana Muslim menyempurnakan Rukun Islam kelima.

Tuhan, kuasa-Mu begitu tinggi. Jika Engkau menghendaki, aku ingin berkeliling ka'bah. Aku ingin mencium hajar aswad. Aku ingin mengkhatamkan Al-Qur'an di hadapan Ka'bah. Aku ingin berziarah ke makam Rasul Nabi Muhammad SAW. Jika Engkau menghendaki.

Dengan segala kerendahan hati dan keyakinan diri kepada-Mu. Engkau Maha berkehendak atas hamba-Mu. Dengan memohon keridhoan-Mu. Kun fayakun.

Rizky Muh. Zein
Bogor, 18 Mei 2015

Senin, 20 April 2015

I called it, Love!


Aku terlalu menafikkan segala sesuatu yang ada di sekitar. Aku terlalu sibuk dengan ego diri sendiri. Aku terlalu picik untuk saling mengerti.

Aku berfikir dan mulai merasakan kembali cinta. Terdengar seperti utopia tapi aku sadari bahwa itu benar adanya.

Terima kasih, kamu yang memberi tanpa pamrih. Terima kasih, kamu yg mengingat tanpa pengingat.

Tuhan ternyata tidak sedang bercanda dalam memberi cintaNya melalui perantara berikutnya untukku. Ya, kamu. Sekali lagi, terima kasih.

Bogor, 20 April 2015

Sabtu, 18 April 2015

Energi Baru


Percaya atau tidak tapi ini yang gue rasa dan percaya. Bertemu kembali dengan teman lama, saling bertukar cerita, saling canda, berbagi tawa dan nostalgia dapat menimbulkan energi (re: semangat) baru.

Ciputat, 17 April 2015.


Rabu, 25 Februari 2015

Mountain Rock!

Malam itu, aku kembali diingatkan seorang sahabat tentang cerita di masa lalu. Tentang semangat dan mimpi. Tentang perjalanan untuk menyatukan berbagai macam ide setiap individu. Tentang manisnya khayalan. Tanpa perduli resiko yang bakal terjadi nanti.

Mountain rock. Ya, mountain rock adl ttg kesepakatan mimpi. Dulu, mountain rock adalah suatu ketidakmungkinan bagiku. Tapi bagi kami berempat, mountain rock adalah mimpi yg menjadi kenyataan. Bukan sekedar wacana dan basa-basi semata.

Four Mates!
Salam @iqiezein

Minggu, 21 Oktober 2012

Berhentilah Berkeluh Kesah

Wuih.. Asyik ya, sekarang hari minggu dan it's time to.............. (silahkan isi sendiri titik-titiknya)

Ehm, pagi ini gue mau nulis apa yah.. coba yang punya ide angkat kakinya..iya angkat kakinya.... | Angkat tangan kali jen... | Iya deh, angkat tangan kalau gitu...

Gak ada nih? Gak ada yang punya ide buat nulis apa pagi ini. Oke, cukup. Gue males kalau gitu. Eits.. Tunggu dulu.... Tenang..
Jangan langsung males gitu dong.. Masa baru gitu aja udah ngeluh sih.. Ini hari minggu loh..

Oke, Teman-teman yang dimuliakan oleh Yang Maha Kuasa.
Kali ini, Gue bakal cerita sedikit, sekedar untuk berbagi.

Pernah gak sih kita liat, banyak orang di waktu pagi hari udah mulai nyari rejeki. Pernah? Dimana? Pasar! Oke 1. Dimana lagi? Abstain jen! | -____-*
Apa pelajaran yang bisa kita ambil dari sifat dan karakter mereka? Buat gue, Life will go on and spinning. Stop bitching!

Pagi ini, gue mengawali hari dengan 4 rakaat, 2 sebelum terbit matahari dan 2 lagi setelah terbit matahari. 4 rakaat cukup untuk laporan kepada Yang Maha Kuasa bahwa gue siap menjalani hari ini. Tapi jujur, gue salah mengawali hari dengan ngeluarin keluh kesah. Gue perlu nampar diri sendiri tapi bukan di tampar orang lain karena itu sakit man. Jadi, maaf yah buat yang lagi di Manado.  Bersyukur adalah kenikmatan atas pemberian-Nya.
Seperti banyak orang bilang, penyesalan selalu datang di akhir, tapi buat gue begitu juga dengan kesadaran gak jauh beda dengan penyesalan yang selalu datang di akhir. Sadar gak sih, ketika dalam kondisi lapar pernah makan 3 piring dan kita lupa kalau itu makanan basi. Gak kan? Kenapa? Karena lu gak sadar dibawah kontrol rasa laper lu sendiri. Betul tidak ibu-ibu?........ Tidaaaak! Itu mah lu aja kali jen!

Ya, gue sadar kalau mengawali hari gak boleh dengan mengeluarkan keluh kesah tapi jujur karena kegalauan lah yang membuat diri ini berkeluh kesah. Oh iya, gue mau bilang nih, IMHO, galau itu ada positifnya juga loh. Apa coba? Mau tau? Mau tau banget atau mau tau aja? Wani piro? :p
Oke, sisi positif galau yang pertama adalah kalau jiwa kita berjiwa optimis, kita bisa mengendalikan kegalauan itu ke arah yang produktif. Contohnya ya kaya yang gue lakuin sekarang ini. Nulis di blog pagi-pagi meskipun sambil mengusapkan air mata yang telah jatuh membasahi bumi *lirik lagu Dewa 19. Kedua, balik lagi ke yang pertama. Ketiga, kalau gak nemu sisi positifnya lagi, balik lagi ke yang pertama.
Nah, tadi sisi positifnya. Kalau ada positif pasti ada negatif, gak mungkin gak ada. gak mungkin juga batre postif semua ya gak bakal ada arus listrik yang keluar dong, bener gak? Kalau salah mohon dibenarkan. Kalau benar mohon diberi hadiah harta benda untuk modal kawin. (Titik)
Balik lagi, sisi negatif dari sebuah kegalauan adalah banyak banget.... Ini aja kita ngomongin negatif ya pasti kita udah tahu (tanpa tempe) dan paham apa aja sisi negatifnya. Disini gue pengen menggarisbawahi bahwa kita jangan sampai terlalu larut dengan kegalauan, itu bahaya man. Asli. Semakin kita larut dalam situasi yang galau maka semakin terpuruk dan terjatuh dan tak bisa bangkit lagi, aku tenggelam dalam lautan luka dalam *faak kenapa nyanyi lagi ini nulisnya.

(Konsentrasi)

Yap, kegalauan hanya akan membuat kita mengeluarkan keluh kesah diri sendiri. Ini berdasarkan hasil riset yang dilakukan oleh @iqiezein dan diambil dari pengalaman pribadi. Tokoh dan karakter itu fiktif belaka.
 Man..... Berkeluh kesah itu gak baik. Menurut gue, yang diperlukan adalah kita perlu mencari titik nyaman dimana kita bisa merasakan nyaman tanpa kegalauan. Contoh, gue nulis, gue nyaman dengan keadaan ini karena gue bisa melarutkan diri gue dalam kegalauan ini jadi hal yang produktif. Alhamdulillah.

I warn you that berhentilah berkeluh kesah, masalah yang kita punya dan kita hadapin itu gak sebesar masalah saudara-saudara kita yang hidup di pinggiran rel kereta api, di bawah kolong jembatan, di pinggiran sungai. Coba kita bayangin, gimana mereka ngejalanin hari-hari tanpa pasti. That's why not only love but life's too is to share. Makanya, kita perlu mencari solusi. Solusi yang bisa membuat kita nyaman tanpa perpecahan. Maksudnya tanpa kita merasa sakit, menyakiti dan disakiti. Islam melarang perpecahan tapi Islam menghargai perbedaan -Gusdur-

Teman, postingan gue pagi ini dicukupkan sekian dulu yah, kalau ada yang kurang berkenan dan kira-kira kurang atau gak setuju dengan apa yang ditulis disini, kita bisa tetap sharing. Ilmu kalau gak di amalin yang ada malah jadi gak bermanfaat.
Sekian dari gue yang serba sederhana.
Terima kasih ya.

Salam,
Rizky Muhammad Zein

Sabtu, 20 Oktober 2012

Melawan Putus Asa

Hai, udah lama nih gak nulis buat blog lagi.
Ehmm.. Kayanya di Chit-Chat udah banyak yah yang mampir.
Makasih banyak ya udah berkenan mampir di blog sederhana ini.

Oke, pagi ini gue mau nulis. Nulis apaan? | Ya, nulis skripsi lah... | Masa nulis skripsi di blog? | Oh iya salah, nulis buat di blog.

Ini adalah postingan kedua gue pagi ini. Abis romantis, kali ini agak sedikit miris. Kenapa miris jen? | Ya, lu liat aja judul tulisan ini. WTH | Oh iya. mangap eh maaf.

Di tulisan gue sebelumnnya gue pernah nulis target-target yang perlu gue beresin. Sekedar flashback, gue sempet nargetin selama bulan Maret-Mei 2012 buat nyelesain proposal skripsi tapiiiiii molor sampe 5 bulan dan gue baru beres nyusun proposal skripsi itu sekitar bulan agustus karena lamanya proses konsultasi. Ya, tapi gak masalah buat gue, masalah buat looooo? hah.. | Oke oke, santai santai.. masih pagi kok..

Proses lima bulan waktu penulisan proposal skripsi memang melenceng dari apa yang gue udah targetin, ketika gue ditanya oleh siapapun yang bertanya sama gue tentang "Skripsi", mungkin begini pertanyaannya... 'udah nyusun?' atau 'kapan lulus?' atau bisa gini 'kapan wisuda?' atau kaya gini 'udah beres kuliahnya?' STOP STOP STOP IT! Gue udah capek dengan semua pertanyaan itu, hancurkan saja gelasnya biar ramai rangga!!

Tapi gini man, (bacanya teman, bukan men. Nanti jadinya mencret) dari semua pertanyaan itu You know? Gue selalu jawab, Doain ya, lulus tahun ini atau gak, wisuda awal tahun 2013. Gue percaya, apa yang gue ucapin itu adalah do'a. Do'a dari setiap hamba pasti akan selalu didengar oleh Yang Maha Kuasa.

Balik lagi, gue selalu menargetkan apa yang harus bener-bener gue targetin misalnya ya lulus kuliah ini. Ini adalah suatu kebanggaan dimana gue bisa nunjukin masterpiece berupa hardcover warna merah. Gue gak bangga ikut-ikutan MAPALA (baca: Mahasiswa Paling Lama, Alit, SKRIPSHIT). Gue udah pengen menata hidup gue yang masih berantakan. Gue pengen LULUS. Ya, LULUS sidang skripsi bukan sidang STNK atau SIM karena gue belum punya SIM sejak bersama si BlackBeat. Keren kan? Gak jen, GAK KEREN! | Apanya? Gue lulus gak keren? | Bukan.. | Terus apaaa?.. Plis, jelasin sama gue, plis gue mohon... | Oke cukup jen, lu gak punya SIM itu gak KEREN, PUAS? | Oh itu.... #okesip.

September, gue sidang DPS (Dewan Pertimbangan Skripsi). Sidang DPS adalah tempat gue mempertaruhkan layak atau tidak judul skripsi gue untuk sebuah penelitian. Standar tinggi kualitas terjamin. Hasilnya, syukur gue LULUS! Emaaaakkk aye lulus maaaakkk.... Oke jen, santai kalem. Lulusnya gue dari sidang DPS jadi pemicu semangat buat ngelanjutin menuju tahapan berikutnya yaitu BAB II. Dan ya, hari-hari gue sampai 20 Oktober 2012 ini masih dengan revisi BAB II, BAB III, BAB IV, BAB V, Kesimpulan, Kata Pengantar dan LULUS!. SEMANGAT JEN SEMANGAT!!!

Awal ngerjain BAB II, gue agak terganggu dengan kehadiran smartphone yang ada disamping gue. FYI, smartphone gue ada dua, 1 BB dan 1 Samsung Galaxy AC. SOMBOOOOOOONGGG!!! Bukan gue bukan mau sombong tapi ini faktanya man.. Gue harus jujur. #okesip.

(Konsentrasi).

Gue memutuskan untuk Off sekitar dua bulan dari media sosial. But, you know what? Gue......... gak gak gak kuat, gak gak gak kuat *sambil nyanyi. Asli gue gak kuat. Gue tergoda dengan si smartphone yang kadang-kadang lemot aka lola aka loading lama. Beneran gue gak kuat. Gue gak kuat karena gue butuh hiburan ya hiburan yang gue ada di otak gue ada media sosial....Ooooh medsos, I Love You soooo.... sosis so nice SMS (Semua makan sonice) FAAAAAKK! Gue gak setuju sama tagline iklan itu, buktinya gue gak makan sosis malah makan nasi, jengkol dkk.

Ibarat Amerika Serikat, China, Inggris yang jadi Dewan Keamanan PBB (punya hak veto). Akhirnya gue pake hak veto itu buat nyabut Resolusi Iqiezein tentang OFF Media Sosial 2 bulan no.234/10./Off medsos/2012. Akhirnya, gue mengambil keputusan buat ganti provider dari I ke S. Finally, gue menikmati kembali hari-hari gue bersama medsos. Terima kasih jen, Love You.

Media sosial memang pentng buat ke-kepo-an gue dan update informasi di era globalisasi yang sebenernya tanpa basa basi dan sekaran gue laper karena belum makan nasi. Teruusss.... masalah buat looooooo??. Tanpa media sosial gue bukan apa-apa *sambil mewek dipojokan kosan.

(Konsentrasi lagi).

Sampai sekarang gue masih revisi BAB II dan masih terus nyari data kirim surat permohonan wawancara buat ngelengkapin data-data ke berbagai institusi terkait judul skripsi gue. Gue gak berhenti bermimpi dan coba lawan terus sikap putus asa yang ada di diri sendiri. Gue follow akun twitter para motivator-motivator handal buat ngebangkitin gairah skripsi dan terus inget bahwa sampai detik in, gue adalah orang yang beruntung masih bisa kuliah dan gue harus menyelesaikan ini dengan baik. Untuk siapa? Untuk orang-orang yang ada di kehidupan gue. Keluarga, Saudara, Teman, Kekasih dan orang-orang yang kenal sama gue.

Semoga apa yang gue mimpikan terkabul dan dikabulkan oleh Yang Maha Esa. LULUS TAHUN INI. Amin.
Teman, Mari Melawan PUTUS ASA. Say that GUE PASTI BISA!!

Terima kasih,
Salam,

Rizky Muhammad Zein

Jumat, 27 Juli 2012

Lagu Mars Tangerang Selatan Resmi Dirilis


26 Juli 2012

Pemerintah Kota Tangerang Selatan melalui Kantor Kebudayaan dan Pariwisata resmi merilis lagu Mars Tangerang Selatan di Graha Serpong, Kamis 19 Juli 2012. Lagu tersebut diciptakan oleh Yeni Widhawati, Al Mansyur, Anwar Gan. Lagu Mars Tangerang Selatan yang diciptakan secara kolaborasi tersebut menggambarkan motto Tangerang Selatan, yaitu Cerdas, Modern, dan Religius.

Menurut berita yang dirilis melalui website resmi pemerintah kota, tangerangselatan.go.id. Walikota, Hj. Airin Rachmi Diany menyatakan bahwa lagu mars tersebut merupakan refleksi dari visi misi Kota Tangerang Selatan yang harus bisa menggugah semangat seluruh elemen yang ada di Kota Tangerang Selatan.

Lagu Mars Tangerang Selatan itu sendiri sudah disiapkan oleh para pencipta sejak  akhir tahun 2008 sebelum adanya pemekaran dari Kabupaten Tangerang.

Jadi, masyarakat Tangerang Selatan (setidaknya) tahu dan setelah sosialisasi berjalan efektif dapat hafal lagu Mars Tangerang Selatan ya.

*tulisan ini dimuat juga di galeritangsel.com

RMZ/@iqiezein

Jumat, 20 Juli 2012

Sinetronnya Endank Soekamti


Dalam proses pengerjaan album ke-5 Endank Soekamti, band pop punk asal Yogyakarta kembali membuat terobosan baru dalam mempromosikan karya mereka untuk khalayak ramai, yaitu Web series. Web series yang bakal dikemas berupa serial dokumentasi proses pembuatan album kelima mereka akan tayang di channel youtube Endank Soekamti setiap hari mulai tanggal 21 Juli 2012 pukul 22.00 WIB.

Endank Soekamti (Dok. Soekamti.com)
Ide pembuatan web series berasal dari karya mereka sebelumnya, seperti Daddy Miss War, Truth or Dare dan Lingsir Wengi yang proses pengerjaannya bekerja sama dengan X-code Films.

Dalam rilis beritanya di website soekamti.com kemungkinan rencana album kelima Endank Soekamti bakal dirilis secara gratis. Sebelum mengunduh secara gratis albumnya para pengunduh WAJIB menyimak web series-nya Endank Soekamti di channel youtube. Melalui tayangan web series tersebut Endank Soekamti ingin berbagi kepada para pengunduh bagaimana proses dari awal sampai akhir pembuatan sebuah album rekaman. 

Web series yang bakal ditayangkan di Endank Soekamti Youtube Channel atau di soekamti.com akan menampilkan dokumentasi kegiatan Endank Soekamti selama proses produksi album kelima mereka mulai dari pembuatan lirik lagu, lagu yang belum ada liriknya sampai kegiatan buka puasa bersama.

Nah, patut ditunggu nih mulai besok! Siapkan modem/duit buat ngenet di warnet-warnet kesayangan kalian. Hahaha

Sekian,

Terima kasih,
Salam,
RMZ/@iqiezein

Book Review: "Kisah Nyata Anak Miskin yang Menjadi Orang Besar, Jokowi From Zero to Hero Based on TRUE Story"

Ada yang puasa tanggal 20 Juli? Kalau ada, berarti sama kaya Gue..hehe

Oke, di hari pertama puasa.. Gue coba isi dengan menulis review buku "Jokowi From Zero to Hero" yang 'mungkin' bisa jadi cukup singkat jelas dan padat.

Baiklah, Gue mulai...
Jadi gini...

Gue kagum dengan sosok Jokowi makanya Gue tertarik buat beli buku yang ditulis Bernard Taufani. Pemberitaan di media televisi berhasil membuat sosok Pak Jokowi menjadi seorang tokoh yang merakyat dan pembawa perubahan. Selain dari media televisi, cerita itu juga Gue denger dari orang-orang terdekat Gue contohnya Umam, temen Gue yang pernah mampir ke Solo waktu ada acara "Boyong Kedaton" di Surakarta. Dia cerita kalau orang-orang Solo tuh seneng sama Pak Jokowi. Terus ada lagi, suaminya Teh Eneng bilang ke Gue kalau dia bangga jadi orang Solo karena punya Pak Jokowi. Wuuiih....hehehe

Oke, kita balik lagi ke book review-nya. Dari segi penerbitan buku Jokowi From Zero to Hero 'mungkin' saja ini bertepatan waktunya dengan Pilkada DKI untuk mengenalkan sosok Pak Jokowi itu seperti apa sih? Dan segmentasinya pun sudah jelas, kelas menengah atas, mahasiswa, pelajar, dsb.

Jika dilihat mulai dari daftar isi, menurut Gue... Jelas di buku ini citra Pak Jokowi betul-betul diangkat dimulai dari awal kisahnya menjadi seorang pengusaha mebel, menjadi seorang Walikota Solo, dan kemudian menjadi Calon Gubernur DKI Jakarta. Tentu ini menjadi jualan yang sangat bagus yang dikemas dalam sebuah produk buku.

Mari kita berbicara mengenai isi buku ini. Secara keseluruhan,buku ini membahas berbagai macam masalah seperti kepemimpinan, sejarah, tata cara berkomunikasi yang benar dan baik antara pemimpin dengan rakyatnya, dan yang lainnya. Masalah-masalah tersebut diangkat sesuai dengan bagaimana Pak Jokowi menerapkannya dalam kesehariannya sebagai seorang Walikota Solo sehingga tercermin seorang Jokowi yang  benar-benar amanah dan berjuang untuk rakyatnya.

Bagian yang Gue suka dari buku ini adalah ketika membahas mengenai sejarah yang ada di bagian "Solo Di Tangan Jokowi". Didalam buku ini diceritakan bahwa Kota Solo dan Yogyakarta memiliki hubungan yang sangat erat pada masa lalu dan 2 kota tersebut merupakan pewaris dari Kerajaan Mataram. Lanjut, selain sejarah sub-bab dari Solo di Tangan Jokowi ada bagian yang membahas tentang "Solo Masa Depan adalah Solo Masa Lalu". Gue sangat suka dengan konsep ini, kenapa? Karena Meskipun saat ini jaman sudah tergerus oleh arus modernisasi dan globalisasi namun dalam konsep pembangunan kota tidak meninggalkan hal-hal yang ada di masa lalu bahkan sebaliknya menjadi sebuah aset untuk masa depan yang tak ternilai harganya.

Gue sangat kagum dengan sistem yang diciptakan oleh Pak Jokowi di kota sekecil Solo dan berhasil. Saat ini, Solo gue kenal dengan branding image-nya adalah "Solo The Spirit of Java". What an amazing idea! Gue jadi teringat dengan ucapan Sang Proklamator RI, Bung Karno: "JAS MERAH" (Jangan Sekali-kali Melupakan Sejarah).

Nah, itu tadi sekilas book review-nya buku "Kisah Nyata Anak Miskin yang Menjadi Orang Besar, Jokowi From Zero to Hero Based on TRUE Story". Semoga bermanfaat dan semakin tertarik untuk meningkatkan budaya membaca buku. Amin.

Sekian, 

Terima kasih,
Salam,

RMZ/@iqiezein

Pemkot Tangerang Selatan Membatasi Restoran dan Rumah Makan


Surat Pemberitahuan Untuk Pengusaha
Restoran dan Rumah Makan

Jum'at, 20 Juli 2012

Secara tertulis, Pemerintah Kota Tangerang Selatan melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata menerbitkan surat pemberitahuan kepada Seluruh Pengusaha Restoran dan Rumah Makan se-Kota Tangerang Selatan. Pemberitahuan yang dituliskan pada 22 Juni 2012 tersebut berupa himbauan. Berikut isi surat pemberitahuan tersebut.

"Disampaikan dengan hormat, sehubungan menyambut datangnya Bulan Suci Ramadhan 1433 H. Kami dari Kantor Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tangerang Selatan menghimbau kepada Seluruh Pengusaha Restoran dan Rumah Makan untuk memulai aktifitasnya pada pukul 15.00 WIB selama Bulan Suci Ramadhan."

Jadi, yang belum dapet surat edaran pemberitahuan ini. Silahkan dikonfirmasi ya!

*Tulisan ini dimuat juga di galeritangsel.com

RMZ/@iqiezein

@nagadaritangsel Menyambangi Rumah IVAA


Kamis, 19 Juli 2012

Film dokumenter panjang 'Naga Yang Berjalan Di Atas Air' merupakan karya kolaborasi Komunitas Djuanda, Tangerang Selatan dan Forum Lenteng, Jakarta. Senin, 16 Juli 2012 telah dipresentasikan di Rumah IVAA (Indonesian Visual Art Archive), Yogyakarta. Pemutaran film tersebut merupakan agenda roadshow dari film yang mempunyai akun twitter @nagadaritangsel.

Film yang berdurasi sekitar 115 menit mulai diputar pukul 19.30-22.00. 35 penonton yang datang ke Rumah IVAA sangat antusias menonton dari awal sampai akhir pemutaran film. Tidak hanya menonton, tetapi juga diisi dengan obrolan-obrolan seputar film 'Naga Yang Berjalan Di Atas Air'.

Komedian asal Yogyakarta, Anang Batas melalui akun twitternya @anang_batas mengomentari film @nagadaritangsel "hahaha ternyata bukan hanya film dokumenter tapi bisa film religi, komedi, komplit".

Nah, kota-kota lain yang mau kebagian jatah roadshow film 'Naga Yang Berjalan Di Atas Air' bisa menghubungi Zein: 085693175018

*Tulisan ini dimuat juga di galeritangsel.com

RMZ/@iqiezein

Selasa, 17 Juli 2012

Mari Sumbang Buku ke Perpustakaan Komunitas Djuanda

Koleksi sementara buku-buku di Perpustakaan Komunitas Djuanda
Sebagai bentuk wujud nyata pemberdayaan terhadap masyarakat, kali ini Komunitas Djuanda berdomisili di Mandor Baret, Ciputat Timur membangun sebuah perpustakaan. Perpustakaan sangatlah penting karena salah satu bagian dari pintu masuk untuk mendapatkan jendela dunia yaitu buku. Dari buku, kita dapat mengetahui segala wawasan yang kita perlukan untuk menghadapai dunia di era modern dan globalisasi yang semakin kompleks.

Dari buku yang disumbangkan tidak hanya menjadi konsumsi pribadi melainkan buku ini bakal disebar luaskan untuk kepentingan publik. Masih sangat minimnya akses perpustakaan di Tangerang Selatan, membuat teman-teman di Komunitas Djuanda merasa terpanggil untuk berbuat sesuatu yang lebih real bagi masyarakat sekitar.

Perpustakaan ini bertempat di Mandor Baret, Ciputat Timur, Tangerang Selatan tepatnya di area kontrakan H. Yusuf Jl. Mandor Baret Komplek Kontrakan H. Yusuf No. 1 RT.01/07 Kel. Pisangan, Kec. Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan 15419.

Jadi, jika teman-teman tertarik menyumbangkan buku-bukunya silahkan menghubungi: Ray 085890344584

Ayo, tunggu apa lagi!

*tulisan ini dimuat juga di galeritangsel.com

RMZ/@iqiezein

Senin, 16 Juli 2012

Pedro UHS : “Shuffle Dance Dapet Teman dan Menurunkan Berat Badan”

Jum'at, 29 Juni 2012

Shuffle dance mulai masuk ke Indonesia sejak 2006 dan berkembang dikalangan anak-anak muda, salah satu buktinya adalah Universal Hard Style, Komunitas Shuffle Dance yang berdiri sejak 15 November 2010 dibentuk berdasarkan kesamaan hobi diantara teman-teman dari sekolah Madrasah Pembangunan (MP) UIN Jakarta yang menyukai shuffle dance.

Pedro salah satu anggota dari Universal Hard Style menyukai shuffle dance sejak kelas 8 SMP mengaku kalau dia tertarik dengan shuffle dance ini awalnya cuma karena keisengan dia. “awalnya gua cuma iseng-iseng aja tapi akhirnya seru jadi punya banyak temen, sering kumpul” jelas Pedro kepada galeritangsel.com.

Lebih lanjut dijelaskan oleh Pedro, “Shuffle dance juga bisa buat olah raga, bisa ngurangin berat badan, olah raga kaki”.

Wuih, siapa yang tertarik?

*tulisan ini dimuat juga di galeritangsel.com 

RMZ/@iqiezein

Hentakkan kaki bareng Universal Hard Style


Jum’at, 29 Juni 2012.

Riuh gemuruh para anak-anak muda yang berkumpul di Takuy Cafe, Legoso, Ciputat, Tangerang Selatan dimulai sejak sore hari pukul 17.00. Universal Hard Style, Komunitas Shuffle Dance dari MP (Madrasah Pembangunan) UIN mengadakan acara gathering bagi para shuffler sekitar Jabodetabek. Tema yang diusung pada gathering kali ini adalah “We Bring The Hard Beat”.

“Acara ini pertama kali kita (Universal Hard Style) adain sama buat show performance skill dari para shuffler” tutur Pedro, panitia acara “We Bring The Hard Beat”.

Gathering para shuffler (sebutan pemain shuffle dance) yang diadakan Universal Hard Style kali ini dihadiri oleh komunitas-komunitas shuffle dance sekitar Jakarta, Bekasi, Tangerang, dan Tangerang Selatan.

Wah, semoga eksis terus ya, man!

*tulisan ini dimuat juga di galeritangsel.com

RMZ/@iqiezein

Minggu, 15 Juli 2012

PILKADA (L) IKD Part II

Oke, Gue bakal lanjutin basa-basi yang tertunda tentang PILKADA (L) IKD .. Entah kenapa Gue juga ngasih judul kaya gitu.. Yaaaaaaaa.. Asal ceplas-ceplos aja sih.. hahaha

Lanjut......
Ngomongin tentang mantan Gubernur Jakarta, Ali Sadikin. Disini Gue coba cari informasi dan data yang cukup buat dapetin informasi yang akurat tentang beliau. Karena Gue orang yang suka baca koran-koran media online, akhirnya Gue nemuin artikel tentang Bang Ali Sadikin. Gue copas (copy paste) aja dah nih disini...

* Bang Ali Sadikin lahir di Sumedang, 7 Juli 1927. Bang Ali memimpin Jakarta dari 1966-1977. Nama Ali Sadikin tidak akan pernah dilupakan oleh warga Jakarta dari zaman ke zaman. Dia sukses membangun Jakarta. DI tangannya, Jakarta menjadi setara dengan kota internasional di Negara lain. Bahkan Jakarta menjadi kota yang sangat dibanggakan oleh masyarakat Indonesia kala itu. Sosoknya yang akrab disapa Bang Ali ini menempuh pendidikan dasar dan menengahnya di Sumedang. Pendidikan tingkat atasnya dijalaninya di Bandung dan dilanjutkan mengenyam Sekolah Pelayaran Tinggi di Semarang sebelum akhirnya masuk BKR-Laut yang sekarang dikenal sebagai TNI Angkatan Laut. Langkah kontroversial yang diambilnya saat memimpin adalah membuka kawasan lokalisasi prostitusi di Kramat Tunggak. Saat dia menjabat, berbagai bangunan pencakar langit juga mulai berdiri. Pemimpin yang dicintai rakyatnya ini meninggal karena sakit di Singapura pada 20 Mei 2008.

Mungkin cukup segitu aja profil Bang Ali yang Gue copas dari media online kompas.com. Kita lanjut ngomongin isu kedaerahan lagi. Berdasarkan pengetahuan Gue dari sumber bacaan yang dibaca dan hasilnya ternyata dari 12 Gubernur yang memimpin Jakarta cuma 2 orang yang asli orang Jakarta, yaitu Bang Surjadi Soedirja (1992-1997) dan Bang 'Kumis' Foke (2008-2012). Bang Ali, asli Sumedang. Bang Yos (Sutiyoso), asli Semarang. Nah, sekarang balik lagi pertanyaannya.... Masih jaman gak sih dalam Pilkada DKI Jakarta bawa isu/sentimen etnis? Katanya, Pilkada DKI Jakarta ini adalah contoh bagi daerah-daerah lain. Katanya loh ya.......... *kasian banget yah... dududududu...

Oke sekarang beralih ke isu kedua... isu/sentimen agama. Yap... isu ini mungkin yang cukup mengusik pikiran Gue yang terus bertanya-tanya. Kenapa agama harus dibawa ke ranah politik? Ini bukan lagi jaman dulu yang mengharuskan agama berada di atas negara. Apalagi isu ini diangkat cuma di Pilkada DKI Jakarta yang notabene ibu kota negara. Absurd abieeeezzzzz....

Agama atau aliran kepercayaan apapun, itu semua adalah keyakinan yang berhak dimiliki setiap warga negara. Dan ini diperkuat dalam UUD1945 Amandemen ke 4 Pasal 28E. Timbul permasalah ketika Cawagub Jakarta, Ahok menyatakan bahwa "kita tidak perlu tunduk pada ayat-ayat suci, kita perlu taat kepada ayat-ayat konstitusi". Gue Muslim. Secara pribadi, Gue sebenarnya gak marah dan gak tersinggung dengan pernyataan Bang Ahok. Setelah Gue coba cari klarifikasi, akhirnya Gue dapetin langsung klarifikasi dari Bang Ahok. Dia menyampaikan dalam acara "Teras Tina Talisa" di Indosiar. Kurang lebih penafsiran Gue tentang apa yang diklarifikasi oleh Bang Ahok begini : "ayat-ayat suci tentunya itu merupakah hal yang sifatnya pribadi dan itu urusan pribadi dengan Tuhan atau kepercayaan masing-masing itu adalah hal pribadi. Tetapi dalam konteks kehidupan bernegara, berbangsa kita memang perlu taat kepada ayat-ayat konstitusi". Mari kita pahami konteks apa yang dibicarakan bukan siapa yang berbicara.

Saat ini sebagai seorang Muslim yang hidup di jaman globalisasi, tidak perlu menutup diri dengan pandangan yang beragam, keterbukaan dan yang lainnya. Justru, menurut Gue pribadi sebagai seorang muslim kita harus bisa membaur dan mengedepankan cara-cara yang islami dalam menjalin hubungan sosial dan beradaptasi dengan jaman yang semakin gila. Islam yang Gue percaya tidak pernah menggunakan kekerasan kecuali sudah berhubungan dengan aqidah. Islam yang Gue percaya tidak pernah melakukan provokasi yang basi. Islam yang Gue percaya lebih mengedepankan dialog. Karena itu Gue tegaskan I am Moslem and I am proud to be a Moslem. Jadi, berbeda tidak masalah dan bukan berarti bermusuhan.

Jadi, Tolong jangan gunakan isu/sentimen keagamaan jika berurusan dengan politik. Karena dengan mengeluarkan isu tersebut maka semakin terlihat kebodohan-kebodohan setiap individu yang mengeluarkan bahkan mengikutinya. Sungguh sangat BASI dan BUSUK!!!

Sudahlah, Gue cukupkan ocehan basa-basi di Minggu siang ini. Kalau ada pernyataan tulisan yang salah atau tidak berkenan di hati atau pikiran para pembaca blog ini. Sampaikan lah kritik dan saran. Mari berdiskusi.

Sekian,

Terima kasih,
Salam,
RMZ/@iqiezein 

Tony Trax, Luncurkan "Real Masjid 2"


Jum'at 13 Juli 2012

Setelah sukses dengan komik strip religi “Real Masjid”  yang terbit tahun 2011 lalu. Kini, menjelang bulan Ramadhan, Tony Trax yang memiliki akun twitter @tonytrax akan meluncurkan sequel komik strip religi “Real Masjid 2” yang bakal menemani aktivitas puasa di bulan Ramadhan tahun ini.

Pemberian nama komik “Real Masjid” tidak terlepas dari kesukaan Tony Trax dengan salah satu klub besar Spanyol, yaitu Real Madrid. Apa hubungannya? Ya, hanya sekedar plesetan yang menginspirasi
Tony Trax untuk menghasilkan sebuah karya.

Jika dalam komik strip religi pertama (Real Masjid) pria yang tinggal di Tangerang Selatan ini menggandeng Gilang Tirtakusuma sebagai ilustrator, kali ini Tony Trax bekerja sama dengan komikus muda Faza Meonk dan Thomas Prayoga untuk merealisasikan “Real Masjid 2”.

Penulis yang mengidolakan sosok Jose Mourinho, tetap konsisten dalam pemilihan tema yang diangkat dalam “Real Masjid 2” yang tidak jauh berbeda dengan komik “Real Masjid” seperti keseharian dalam menjalankan rutinitas keagamaan contohnya Sholat. Cerita-cerita yang dikemas secara jenaka berlatar agama islam ditulis berdasarkan khayalan, cerita dari kawan-kawan dan yang pasti pengalaman pribadi dari sang penulis sendiri, Tony Trax.

Setiap gambar yang ditampilkan dalam komik pun tidak terlalu sulit untuk dicerna karena ilustrasi dari setiap cerita dibuat semudah mungkin agar para pembaca dapat mencerna pesan yang ingin disampaikan oleh Tony Trax.

Komik Real Masjid 2 direncanakan akan segera hadir setiap toko-toko buku di seluruh Indonesia 18 Juli 2012. Lewat komik “Real Masjid 2”, Tony Trax tidak bermaksud menggurui melainkan  hanya ingin berbagi cerita dan pengalaman-pengalaman pribadi melalui media komik strip religi.

Sangat menarik untuk ditunggu ya!

*tulisan ini dimuat juga di galeritangsel.com

(RMZ/@iqiezein)

Sabtu, 14 Juli 2012

PILKADA (L) IKD Part I

Gue sebenernya geregetan dengan semua hal yang jadi unek-unek cuma bisa dipendem, disimpen doang.  Tapi...... Kali ini, Gue coba ungkapin unek-unek Gue tentang Pilkada DKI 2012. Ini bukan masalah membela, memihak, atau pun 'sok peduli'.. Bukan. Bukan itu yang Gue mau share sama teman-teman semua.

Bagaimana tanggapan teman-teman tentang percakapan dibawah ini:

Awal ceritanya begini...
17.05 Gue dapet BM (Broadcast Message) dari teman BBM yang isi BBMnya begini...
"Ahok menghina ayat suci, Jakarta tidak butuh pemimpin liberal! | Arrahmah.com"
------------------------------------------------------------------------------------------
*dicantumin link tentang berita tersebut
xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

Setelah dapet BM yang cukup buat gue MUAK!!! Gue langsung tanggepin BMnya..
G (Gue) : "Ah lu xxxxx ya............
D (Dia) : Lh knp
G : Okelah, eh fokelah..haha
D : Pilih bang kumis ok, hohohoho mantaaaaaaaap
G : Ogah ah.... Gue orang bogor.. hahahaha
D : Wah, gak peduli am jakarta ne, masa tr yg mimpin jakarta orang luar mn wakilx orng kafiiiir, bsa ancuuurrrr
G : Ali Sadikin wktu jdi gubernur jkt asli jakarta? Kalau beda agama, kafir ya xxxxxxx ?
D : Ya kalo xxxxx kafir... Masa xxxxxx  :D
G : Semua agama ngajarin kebaikan xxxxx, Jgn ngejudge agama lain buruk..
D : Wah slh orng w...
G : Nabi aja wktu di madinah ngayomin org2 slain mukmin...
D : Mng u mw zen di pimpin sm orng xxxxxxx, ne Jakarta loh, ibu kota.. Bknx ibu rmh tngga
G : Gak masalah buat Gue asal sejahtera
D : Seharusnya orng xxxxxx lbh bs menilai, klo mslh sejahtera yg smuax jg mgkin bs mnsejahterakan
G : Hadoh, jaman skrg masih ada sentimen agama kpn majunya xxxxxxxx
D : Tp msalah cara islam memimpin hrus bs kta fahami
G : Fokelah, kita beda pemahaman :D
D : Smuax akan ad efeknya, liat jja nnti
G : Iya xxxx, Liat aja nanti... Gue cuma berpikiran terbuka dan pake logika... :D
D : Sieephs.. Pilih yg dh jelas n trbukti, bukan yg coba", Gak bisa di samakan xxxxx dngn jakarta
G : Iya xxxx xxxxx  beda sama jkt... gitu juga embe sama kuda.. beda kan? :D
D : Hahahahahaha

Ternyata, kampanye hitam atau orang-orang sering sebut adalah 'black campaign' itu gak cuma yang Gue baca di media-media online doang. Ternyata, Gue sendiri kebagian 'black campaign'. Dan 1 hal yang ada di benak Gue adalah..... ANEH dan itu BUSUK!!

Pertama, yang pengen banget Gue tanggepin adalah isu sentimen kedaerahan yang diangkat dalam Pilkada DKI Jakarta 2012 di jaman globalisasi, modernisasi, urbanisasi dan lain-lain adalah hal yang BASI!!!
Kenapa Gue bisa bilang begitu? izinkan Gue untuk menjelaskan beberapa hal. Bukan menjadi manusia yang 'sok tahu' tapi menurut pandangan Gue... kinerja pemerintah provinsi DKI  dibawah pimpinan Bang 'Kumis' tidak jelas dan gak tau DKI ini bakal jadi kaya gimana.. DKI Jakarta akan menggambarkan dirinya bakal jadi kaya apa? Toh yang ada di benak kita selama ini jika berbicara tentang Jakarta adalah Macet dan Banjir. Apa itu yang bakal jadi branding Jakarta di masa depan? Tentu TIDAK!! LAWAN!!

Balik lagi ke permasalahan isu sentimen kedaerahan. Sekarang mari analogikan dengan orang-orang bule yang lebih peduli dengan lingkungan dan sumber daya di Indonesia dibandingkan anak bangsa Indonesia. Mari kita tengok sosok Annette Horschmann, Perempuan asal Jerman yang tampil di acara Kick Andy pada Jum'at 09/12/2011 jatuh cinta dengan panorama alam Danau Toba. Ketika ia larut dalam cintanya terhadap Danau Toba, ia agak terusik dengan banyaknya sampah yang ada di sekitar Danau Toba. Dengan sadar dan keikhlasan ia pun secara sukarela untuk membersihkan lingkungan Danau Toba. Wanita ini tanpa segan dan malu-malu untuk menegur orang-orang yang mencoba 'merusak' lingkungan sekitar Danau Toba. 

Mari kita pelajari apa yang perlu kita ambil pelajaran dari seorang sosok wanita yang bernama Annette Horschmann? Malu kah kita. Bagaimana jika suatu saat nanti Presiden pun bukan dipimpin 'bukan' orang Indonesia tetapi ia sangat peduli dengan Indonesia. Apa reaksi kita?

Lalu bagaimana dengan konteks isu kedaerahan yang diangkat pada masa Pilkada DKI Jakarta 2012? BASI? Menurut Gue pribadi, YA!!

Kalau masih belum puas, mari kita tengok mantan Gubernur Jakarta sebelum 'Bang Kumis' jadi pemimpinnye. Ehmmm.. Mungkin yang paling buat Gue kagum adalah waktu Jakarta dipimpin sama Bang Ali Sadikin, meskipun Gue belum lahir pada masa ia memimpin tapi dari cerita orang-orang, banyak yang kagum dengan sosok dan kepemimpinan beliau, membuat gue pun terlena dan pengen kenal lebih jauh.... *hahahahaseek.

*bersambung

RMZ/@iqiezein